

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang memungkinkan peserta didik untuk memilih mata pelajaran sesuai dengan minat dan kemampuannya. Bisa dikatakan, kurikulum ini cenderung mengutamakan pembelajaran intrakurikuler.
Jadi, peserta didik tidak hanya bisa mengambil mata pelajaran (mapel) IPA saja, melainkan juga dapat mempelajari lintas mapel seperti IPS dan sebaliknya. Dengan begitu, peserta didik bisa mendalami konsep dan meningkatkan kompetensinya.
Selain itu, guru juga mendapat keleluasaan untuk menciptakan pembelajaran yang berkualitas, sambil mempertimbangkan kebutuhan dan lingkungan belajar siswa. Sesuai dengan latar belakangnya yang muncul untuk memulihkan pembelajaran khususnya pasca pandemi, Kurikulum Merdeka memiliki beberapa karakteristik antara lain :
Dilansir dari website kurikulum.ac.id, Pemerintah memang telah meluncurkan kurikulum baru ini pada tahun 2022, namun tidak mengharuskan seluruh sekolah harus mengganti kurikulum belajarnya. Hal tersebut dipengaruhi faktor kondisi dan kesiapan sekolah. Bagi sekolah yang telah memenuhi standar, baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusianya, bisa mulai menerapkan Kurikulum Merdeka. Sebab, kurikulum ini menawarkan sejumlah manfaat baik untuk siswa, guru, hingga sekolah.
Keunggulan Kurikulum Merdeka bagi Siswa
Siswa mestinya mendapatkan pendidikan yang mumpuni agar mampu mewujudkan Indonesia maju. Maka dari itu, dengan adanya kurikulum baru yaitu merdeka belajar, siswa harapannya dapat merasakan keunggulan-keunggulan berikut ini.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, peserta didik lebih merdeka memilih mata pelajaran yang mereka minati dan sukai sesuai kompetensi. Kurikulum Merdeka tidak memaksa peserta didik mengambil mata pelajaran yang tidak disukainya.
Ketika naik jenjang SMA nanti, tidak ada lagi peminatan jurusan IPA atau IPS. Hal itu mencegah siswa terkotak-kotak dalam jurusan IPA atau IPS, sehingga peserta didik lebih leluasa meracik mata pelajaran yang mereka minati dan sukai.
Keunggulan kurikulum baru ini bagi siswa adalah sederhana dan mendalam. Jadi, siswa bisa fokus pada materi esensial sesuai dengan tingkat kompetensi siswa di setiap fase. Selain itu, siswa tidak perlu buru-buru menguasai suatu mata pelajaran. Dengan begitu, proses pembelajaran akan berlangsung secara menyenangkan, mendalam, dan bermakna.
Bagi siswa, Kurikulum Merdeka belajar memungkinkan mereka untuk mengerjakan tugas berbasis proyek. Sementara tugas proyek memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengeksplor isu-isu yang relevan dan terjadi belakangan ini.
Jika siswa terbiasa bekerja secara berkelompok dan berkolaborasi menghasilkan suatu karya yang kreatif, maka akan mendukung pengembangan karakter sekaligus kompetensi sesuai profil pelajar Pancasila dengan cara interaktif.
Keunggulan Kurikulum Merdeka bagi Guru
Bukan hanya siswa yang akan mendapat dampak positif dari kurikulum baru. Melainkan, para guru yang menjadi tenaga pendidik juga akan merasakan deretan keunggulan merdeka belajar sebagaimana berikut ini.
Jika siswa bebas menentukan mata pelajaran yang mereka minati, maka guru juga merasakan kebebasan untuk menentukan perangkat ajar menyesuaikan kebutuhan dan kompetensi siswa.
Setiap peserta didik pastilah memiliki karakteristik yang berbeda. Jadi, guru bisa lebih leluasa memilih perangkat ajar yang cocok agar dapat diterima dengan baik oleh siswanya.
Kurikulum Merdeka secara tidak langsung menantang para guru untuk meningkatkan kreativitasnya dalam menciptakan suasana kelas yang kondusif dan menyenangkan.
Pasalnya, mereka bisa menentukan perangkat ajar sesuai kebutuhan peserta didik. Namun, guru harus memastikan bahwa perangkat ajar tersebut menarik sehingga dapat memancing siswa berperan aktif dalam kelas.
Jika selama ini guru terus berpacu berusaha mengejar capaian materi, sambil mengabaikan siswa yang ketinggalan pelajaran, maka kurikulum ini membuat guru lebih merdeka.
Mengapa demikian? Karena para guru dapat mengajar dengan bebas sesuai tahap pencapaian dan perkembangan peserta didik.
Keunggulan Kurikulum Merdeka bagi Sekolah
Setelah mengetahui apa saja keunggulan Kurikulum Merdeka dari segi siswa dan guru, berikutnya adalah keunggulan yang akan sekolah rasakan ketika mengimplementasikan kurikulum baru ini.
Pada dasarnya, ada beberapa poin yang sekolah dapatkan dari menerapkan merdeka belajar. Berikut beberapa keunggulannya :
Contoh Penerapan Kurikulum Merdeka
Setiap sekolah memiliki kewenangan untuk menentukan Kurikulum Merdeka berdasarkan kebutuhan dan karakteristik peserta didiknya. Sebagai contoh, metode pembelajaran yang dapat diterapkan adalah dengan menggunakan media video.
Media video lebih atraktif untuk menarik minat siswa dalam memahami konsep pelajaran yang cukup rumit seperti matematika dan IPA. Melalui tampilan visual, siswa akan mendapatkan pemahaman lebih mudah daripada buku teks.
Selain memanfaatkan media belajar yang interaktif, penerapan kurikulum baru ini juga bisa melalui permainan edukatif untuk mengajak siswa berpikir kreatif dan berkolaborasi bersama.
Kelebihan Kurikulum Merdeka Dibandingkan Kurikulum 2013
Setiap kurikulum pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Begitu juga dengan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Berikut beberapa kelebihan kurikulum baru dibandingkan kurikulum sebelumnya.
Perhitungan waktu jam pelajaran atau JP pada kurikulum baru berdasarkan hitungan per tahun. Tidak seperti kurikulum sebelumnya yang perminggu.
Pada jenjang SMA atau sederajat, tidak ada lagi keharusan untuk memilih satu peminatan baik IPA, IPS, maupun bahasa. Jadi, kurikulum baru ini membebaskan peserta didik untuk memilih mata pelajaran sesuai minatnya.
Tidak seperti Kurikulum 2013, pada kurikulum baru ini guru lebih fleksibel mengajar. Karena guru mendapatkan hak untuk menentukan sendiri perangkat ajar yang cocok.
Itulah keunggulan Kurikulum Merdeka yang dapat kita pahami. Setiap sekolah menerapkan kurikulum yang berbeda sesuai tujuannya masing-masing. Jadi, kita juga perlu memikirkan dengan matang sekolah anak sesuai kurikulum yang ada.
GoVisa Layanan Pengurusan Visa Terlengkap dan Terpercaya
28 Sep 2025 | 750
Mengurus visa ke luar negeri sering kali terasa merepotkan. Mulai dari mencari tahu cara bikin visa, persyaratan dokumen, menyusun itinerary, hingga datang langsung ke kedutaan bisa menjadi ...
Apa Itu Tes Skolastik? Pengertian, Materi, dan Contohnya – Mitos dan Fakta yang Harus Kamu Tahu!
23 Maret 2025 | 609
Dalam dunia pendidikan, tes skolastik menjadi salah satu metode evaluasi yang penting. Apa Itu Tes Skolastik? Pengertian, Materi, dan Contohnya dapat menjadi pertanyaan yang sering ...
Trik Cepat Memahami Struktur Soal Reading TOEFL
25 Apr 2025 | 355
Menghadapi ujian TOEFL, khususnya pada bagian reading, memerlukan persiapan yang matang. Salah satu langkah awal yang penting dalam persiapan adalah memahami struktur soal reading TOEFL. ...
Promosi Makanan di Sosmed: Strategi Ampuh dengan Rajakomen.com
5 Jun 2025 | 309
Di era digital seperti sekarang, promosi makanan di sosmed menjadi salah satu strategi pemasaran yang sangat efektif bagi para pemilik bisnis kuliner. Mengingat banyaknya pengguna media ...
Peran Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Informasi di Era Digital
17 Maret 2025 | 402
Di era digital yang serba cepat ini, informasi dapat tersebar luas dalam hitungan detik. Keberadaan media sosial dan platform digital lainnya telah mengubah cara masyarakat memperoleh dan ...
Bagaimana Jasa Share Instagram Membantu Akun Jualan Online
18 Apr 2025 | 331
Dalam era digital saat ini, media sosial menjadi salah satu platform utama untuk mempromosikan produk dan menjangkau konsumen. Di antara berbagai pilihan yang ada, Instagram (IG) menonjol ...