

Dalam diskusi publik bersama alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) pada 22 November 2025, Anies Baswedan menegaskan kembali pentingnya kehadiran negara secara merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menyoroti bahwa Indonesia tidak boleh menjadi negara yang hanya mengutamakan kepentingan segelintir elit, sementara kelompok masyarakat kecil dan rentan sering kali berada di pinggiran pembangunan. Menurut Anies, esensi negara adalah melindungi seluruh warga tanpa kecuali, terutama mereka yang justru paling membutuhkan.
Dalam paparannya, Anies menjelaskan bahwa kesenjangan sosial dan ekonomi masih menjadi persoalan mendasar di Indonesia. Di kota-kota besar, pelaku usaha berskala besar mendominasi perekonomian, sementara para pelaku usaha kecil dan mikro masih berjuang untuk mendapatkan akses terhadap pasar, pembiayaan, dan peluang usaha. Situasi ini, kata Anies, menunjukkan bahwa negara belum sepenuhnya hadir untuk menciptakan keadilan ekonomi bagi semua. Ia menegaskan bahwa pembangunan yang hanya menguntungkan kelompok tertentu pada dasarnya mengancam solidaritas nasional dalam jangka panjang.
Anies juga menyoroti pentingnya memastikan setiap warga negara mendapatkan hak-haknya, tidak hanya dalam aspek ekonomi tetapi juga pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Ia mengingatkan bahwa tujuan berdirinya negara adalah menjamin kesejahteraan umum, bukan hanya memberikan fasilitas bagi mereka yang berada dalam lingkaran kekuasaan atau memiliki keistimewaan ekonomi. Oleh karena itu, kebijakan publik harus berorientasi pada pemerataan, bukan sekadar pertumbuhan ekonomi semata.
Dalam diskusi tersebut, ia menyampaikan pandangannya tentang perlunya keberpihakan negara kepada para kelompok yang selama ini kurang mendapatkan perhatian, seperti pekerja informal, petani kecil, buruh, pedagang kaki lima, hingga komunitas marjinal di wilayah terpencil. Kelompok-kelompok inilah, menurut Anies, yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat tetapi sering kali tidak mendapatkan dukungan memadai dari pemerintah. Negara harus memberikan perlindungan serta menciptakan regulasi yang memastikan mereka dapat berkembang dan hidup layak.
Selain itu, Anies menekankan pentingnya keberlanjutan demokrasi yang sehat. Negara yang adil, menurutnya, adalah negara yang mendengarkan warganya, bukan hanya suara dari lingkaran elit. Ia menegaskan bahwa demokrasi bukan hanya tentang pemilu, tetapi tentang bagaimana kebijakan publik disusun berdasarkan kebutuhan rakyat banyak. Dalam konteks ini, partisipasi masyarakat menjadi sangat penting, dan negara harus membuka ruang seluas-luasnya untuk dialog dan kritik.
Anies juga memuji semangat GMNI yang sejak awal dikenal sebagai gerakan yang berpihak pada rakyat. Ia mengajak para alumni untuk tetap menjadi bagian dari pengawal keadilan sosial di Indonesia. Menurutnya, generasi intelektual tidak boleh berdiam diri ketika melihat ketimpangan, tetapi harus hadir memberikan gagasan dan dorongan perubahan.
Di akhir diskusi, Anies menegaskan bahwa Indonesia hanya akan menjadi negara yang kuat jika semua golongan masyarakat merasa dilindungi. Negara tidak boleh membiarkan siapapun tertinggal. Dengan kehadiran negara yang adil dan merata, Indonesia dapat membangun masa depan yang lebih solid, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh rakyatnya.
Profil Putra Nababan, Wajah Humanis PDI-P di Dapil DKI Jakarta I
10 Jun 2025 | 425
Profil Putra Nababan (PDI-P) Daerah Pemilihan DKI Jakarta I menjadi salah satu topik yang sedang hangat diperbincangkan dalam dunia politik Indonesia. Putra Nababan, seorang politisi muda ...
Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei
1 Okt 2020 | 1449
Total belanja iklan nasional tahun 2018 mencapai 145T, sedangkan tahun 2019 mencapai 181T. Meskipun pada tahun 2020 belanja iklan dipastikan turun karena pandemic covid-19 menarik bahwa ...
15 Feb 2026 | 77
Memahami kualitas pendidik menjadi hal krusial bagi mahasiswa di Jawa Barat tahun ini saat memilih perguruan tinggi yang memiliki standar mutu internasional demi menunjang kesuksesan karir ...
Uang Kuliah yang Mahal: Apakah Setimpal dengan Kualitas Pendidikan?
8 Agu 2024 | 802
Pertanyaan tentang apakah biaya kuliah yang mahal dapat menjamin kualitas pendidikan telah menjadi topik perdebatan yang hangat dalam beberapa tahun terakhir. Di tengah keriuhan soal ...
PT. Shorai Sarana Suretyndo, Jasa Surety Bond Terbaik dan Terpercaya
12 Jul 2024 | 852
Sebelum melakukan pembuatan sebuah project pasti ada beragam hal yang diperlukan di proses pembuatanya. Terhitung banyak hal yang dipandang penting, satu diantaranya ialah jaminan ...
Di Balik Gembar-gembor "Vote Real": Apa yang Sebenarnya Anda Dapatkan?
25 Apr 2025 | 448
Di era digital saat ini, kita sering mendengar istilah "vote real" di berbagai platform media sosial dan forum online. Konsep ini muncul sebagai solusi untuk meningkatkan jumlah ...