MU
Serangan Balik kepada GAR ITB Hadir Dari Segala Penjuru

Serangan Balik kepada GAR ITB Hadir Dari Segala Penjuru

16 Feb 2021
34x
Ditulis oleh : Writer

Mahfud MD bukan seorang pengamat yang hanya dipandang untuk opininya. Tetapi ia adalah Menko Polhukam. Pejabat kompeten untuk melakukan judgement situasi politik dan keamanan. Termasuk menilai profil figur Prof Dr Din Syamsuddin MA apakah radikal atau tidak.

Artinya, berbahaya atau tidak bagi bangsa dan negara.

Pernyataan penting dari Pak Mahfud adalah, bahwa Din Syamsuddin bukanlah seorang radikal. Ini mematahkan upaya Gerakan Anti Radikal (GAR) ITB yang melaporkan Din Syamsuddin sebagai figur yang radikal kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Di tengah penentangan banyak pihak atas langkah GAR ITB ini, pernyataan Mahfud MD menjadi jawaban. Laporan harus segera dimasukkan ke dalam keranjang sampah. Saatnya juga GAR ITB  menuai badai. Kena berbagai serangan balik dari sana-sini. Karena organisasi ini mengatasnamakan alumni ITB maka GAR telah mencemarkan institusi ITB.

Sanksi,

Karenanya pasca penegasan Menkopolhukam terhadap pribadi Prof Din Syamsuddin, konsekuensi terhadap GAR dan laporannya adalah:

Pertama, sanksi moral harus diberikan yaitu GAR ITB mesti mencabut laporan KASN dan meminta maaf kepada Prof Dr Din Syamsuddin MA. Berjanji untuk tidak mengulangi kerja tendensius dan berbau fitnah seperti ini.

Kedua, sanksi sosial harus diberikan kepada organisasi GAR ITB yakni desakan atau imbauan ITB agar GAR dibubarkan karena terbukti berulang kali mencemarkan nama baik institusi ITB. Pembubaran adalah konsekuensi logis dan pelajaran yang sangat berharga.

Ketiga, sanksi politik yaitu GAR ITB diusut tentang pendanaan dan perlindungan ’kakak pembina’ karena telah memperlihatkan diri sebagai buzzer kekuasaan.

GAR bukan bagian dari institusi ITB tetapi menjadi alat mainan ’luar’ untuk mengacak-acak ITB.

GAR bukan kumpulan akademisi tetapi kelompok politik.

Keempat, sanksi hukum GAR ITB yang telah mencemarkan nama baik Prof Din Syamsuddin layak untuk diadukan ke aparat penegak hukum atas delik pelanggaran yang diatur dalam KUHP dan UU ITE.

Di samping juga gugatan perdata yang  dapat diajukan ke Pengadilan Negeri.

Kelima, sanksi agama. Reaksi MUI, Muhammadiyah, dan NU dalam pembelaan kepada Din Syamsuddin mengindikasi ada misi keagamaan tertentu untuk memfitnah dan mendiskreditkan seorang tokoh Islam. Din Syamsuddin adalah tokoh Islam tingkat nasional dan internasional. Penyelidikan lanjutan diperlukan untuk membuktikan ada tidaknya ’serangan keagamaan’.

Selain serangan balik diatas tadi, dari pihak ITB sendiri pun tidak pernah mengakui adanya Gerakan Anti Radikal (GAR) dari alumni mereka.

GAR ITB telah membuat gara-gara dan kegaduhan di lingkungan akademis. Jika dibiarkan tanpa sanksi GAR ITB akan terus bergerak merajalela menunaikan misi sebagai buzzer, mengacak-acak harmoni dengan prasangka, hoaks, dan hate speech yang lebih jauh akan merusak ideologi bangsa.

Kini hanya tiga kata untuk GAR ITB sang perusak harmoni, yaitu bubarkan, pinggirkan, dan hukum!

Berita Terkait
Baca Juga:
Merasa Mood Mudah Terpengaruh di Masa Pandemi Covid-19 Ini? Baca Tips Ini Deh!

Merasa Mood Mudah Terpengaruh di Masa Pandemi Covid-19 Ini? Baca Tips Ini Deh!

Tips      

2 Apr 2020 | 346


Pernahkah kalian merasa ketika sedang mempertahankan mood untuk tetap bahagia, eh tiba-tiba ada hal yang membuat kesal? Mempertahankan mood kini menjadi hal yang memiliki tantangan ...

Horre Kreatif Membantu Perusahaan Indonesia dalam Menciptakan Bisnis Melalui Pemasaran Online.

Horre Kreatif Membantu Perusahaan Indonesia dalam Menciptakan Bisnis Melalui Pemasaran Online.

Teknologi      

26 Nov 2019 | 709


Di era sekarang ini di mana perkembangan teknologi digital semakin berkembang pesat maka promosi dalam bentuk digital merupakan cara yang paling menguntungkan baik bagi anda maupun untuk ...

Asyiknya Mengayuh Sepeda (Kehidupan)...

Asyiknya Mengayuh Sepeda (Kehidupan)...

Gaya Hidup      

27 Feb 2020 | 369


Naik sepeda, siapa yang tak suka menaiki moda tranasportasi yang satu ini? Mendatar, menanjak, dan menurun tipe-tipe jalanan yang mungkin dilalui. Pepohonan, rumah-rumah, sawah, lapangan, ...

Dekorasi Rumah Semakin Indah dan Rapih dengan Jasa Metal Cutting Terpercaya

Dekorasi Rumah Semakin Indah dan Rapih dengan Jasa Metal Cutting Terpercaya

Properti      

29 Jan 2019 | 1536


Jakarta-Media.com - Menempati rumah dengan dengan dekorasi yang menarik baik untuk interior dan eksteriornya membuat semakin betah penghuninya. Banyak perusahaan properti yang membuat rumah ...

Kangen Cirebon? Buat Empal Gentong Saja!

Kangen Cirebon? Buat Empal Gentong Saja!

Pariwisata      

8 Feb 2020 | 418


Jawa Barat adalah salah satu provinsi yang ada di Pulau Jawa yang menawarkan berbagai jenis keunikan yang menjadi daya tarik wisatawan. Ada banyak kota yang menawarkan berbagai keunikannya. ...

Tujuan serta Cara Kerja SEO

Tujuan serta Cara Kerja SEO

Tips      

17 Okt 2019 | 412


SEO seringkali banyak diajukan oleh orang-orang yang baru mulai membuat website atau blog. Menerapkan sejumlah langkah optimasi SEO, website atau blog lebih mudah utnuk mendapatkan ranking ...

Copyright © Jakarta-Media.com 2018 - All rights reserved