hijab
Serangan Balik kepada GAR ITB Hadir Dari Segala Penjuru

Serangan Balik kepada GAR ITB Hadir Dari Segala Penjuru

16 Feb 2021
1439x
Ditulis oleh : Writer

Mahfud MD bukan seorang pengamat yang hanya dipandang untuk opininya. Tetapi ia adalah Menko Polhukam. Pejabat kompeten untuk melakukan judgement situasi politik dan keamanan. Termasuk menilai profil figur Prof Dr Din Syamsuddin MA apakah radikal atau tidak.

Artinya, berbahaya atau tidak bagi bangsa dan negara.

Pernyataan penting dari Pak Mahfud adalah, bahwa Din Syamsuddin bukanlah seorang radikal. Ini mematahkan upaya Gerakan Anti Radikal (GAR) ITB yang melaporkan Din Syamsuddin sebagai figur yang radikal kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Di tengah penentangan banyak pihak atas langkah GAR ITB ini, pernyataan Mahfud MD menjadi jawaban. Laporan harus segera dimasukkan ke dalam keranjang sampah. Saatnya juga GAR ITB  menuai badai. Kena berbagai serangan balik dari sana-sini. Karena organisasi ini mengatasnamakan alumni ITB maka GAR telah mencemarkan institusi ITB.

Sanksi,

Karenanya pasca penegasan Menkopolhukam terhadap pribadi Prof Din Syamsuddin, konsekuensi terhadap GAR dan laporannya adalah:

Pertama, sanksi moral harus diberikan yaitu GAR ITB mesti mencabut laporan KASN dan meminta maaf kepada Prof Dr Din Syamsuddin MA. Berjanji untuk tidak mengulangi kerja tendensius dan berbau fitnah seperti ini.

Kedua, sanksi sosial harus diberikan kepada organisasi GAR ITB yakni desakan atau imbauan ITB agar GAR dibubarkan karena terbukti berulang kali mencemarkan nama baik institusi ITB. Pembubaran adalah konsekuensi logis dan pelajaran yang sangat berharga.

Ketiga, sanksi politik yaitu GAR ITB diusut tentang pendanaan dan perlindungan ’kakak pembina’ karena telah memperlihatkan diri sebagai buzzer kekuasaan.

GAR bukan bagian dari institusi ITB tetapi menjadi alat mainan ’luar’ untuk mengacak-acak ITB.

GAR bukan kumpulan akademisi tetapi kelompok politik.

Keempat, sanksi hukum GAR ITB yang telah mencemarkan nama baik Prof Din Syamsuddin layak untuk diadukan ke aparat penegak hukum atas delik pelanggaran yang diatur dalam KUHP dan UU ITE.

Di samping juga gugatan perdata yang  dapat diajukan ke Pengadilan Negeri.

Kelima, sanksi agama. Reaksi MUI, Muhammadiyah, dan NU dalam pembelaan kepada Din Syamsuddin mengindikasi ada misi keagamaan tertentu untuk memfitnah dan mendiskreditkan seorang tokoh Islam. Din Syamsuddin adalah tokoh Islam tingkat nasional dan internasional. Penyelidikan lanjutan diperlukan untuk membuktikan ada tidaknya ’serangan keagamaan’.

Selain serangan balik diatas tadi, dari pihak ITB sendiri pun tidak pernah mengakui adanya Gerakan Anti Radikal (GAR) dari alumni mereka.

GAR ITB telah membuat gara-gara dan kegaduhan di lingkungan akademis. Jika dibiarkan tanpa sanksi GAR ITB akan terus bergerak merajalela menunaikan misi sebagai buzzer, mengacak-acak harmoni dengan prasangka, hoaks, dan hate speech yang lebih jauh akan merusak ideologi bangsa.

Kini hanya tiga kata untuk GAR ITB sang perusak harmoni, yaitu bubarkan, pinggirkan, dan hukum!

Berita Terkait
Baca Juga:
Jasa Penulis Artikel Berbasis AI: Solusi Cepat atau Ancaman Kreativitas?

Jasa Penulis Artikel Berbasis AI: Solusi Cepat atau Ancaman Kreativitas?

Tips      

20 Apr 2025 | 218


Dalam beberapa tahun terakhir, jasa penulis artikel berbasis kecerdasan buatan (AI) telah menjadi topik yang hangat diperbincangkan. Kemampuan AI untuk menghasilkan konten dengan kecepatan ...

Jerawat Kabur dan Kulit Mulus Kembali dengan Treatment di Beautylogica

Jerawat Kabur dan Kulit Mulus Kembali dengan Treatment di Beautylogica

Kecantikan      

29 Sep 2022 | 1462


Masalah kulit terbesar yang banyak dialami oleh beragam orang adalah jerawat. Tidak peduli dengan gender dan usia, jerawat selalu saja menjadi masalah yang menjadikan kondisi kulit flawless ...

Dari Gen Z untuk Negeri Anies Baswedan Pilihanku

Dari Gen Z untuk Negeri Anies Baswedan Pilihanku

Politik      

3 Mei 2026 | 21


Nama Anies Baswedan sering menjadi bagian dari diskusi politik yang melibatkan anak muda. Salah satu faktor yang membuatnya relevan dalam percakapan tersebut adalah gaya komunikasi. Bagi ...

Media Sosial

Social Media Listening: Rahasia Sukses Meningkatkan Brand Awareness

Bisnis      

4 Maret 2025 | 413


Dalam era digital yang terus berkembang, kehadiran media sosial menjadi kunci penting dalam strategi pemasaran semua jenis bisnis. Salah satu strategi yang paling efektif dalam memanfaatkan ...

Social media monitoring

Menggali Insight Pelanggan: Fungsi Tersembunyi dari Media Monitoring

Bisnis      

23 Apr 2025 | 420


Di era digital saat ini, pemantauan media sosial telah menjadi salah satu alat strategis yang sangat penting bagi perusahaan dalam menjangkau dan memahami pelanggan mereka. Strategi ...

pesanten Al Masoem Bandung

Boarding School Al Masoem: Menemukan Passion Sejak Dini

Pendidikan      

22 Agu 2024 | 635


Program Minat Bakat di Boarding School Al Masoem Bandung menjadi solusi bagi orang tua yang ingin memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anak mereka. Dengan konsep sekolah asrama atau ...

Copyright © Jakarta-Media.com 2018 - All rights reserved