RajaKomen
Pertamina Era Ahok Rugi 11 Triliun, DKI Raih 21 Penghargaan di Tangan Anies

Pertamina Era Ahok Rugi 11 Triliun, DKI Raih 21 Penghargaan di Tangan Anies

27 Agu 2020
2033x
Ditulis oleh : Writer

Kabar tidak sedap kembali datang dari BUMN di era pemerintahan Jokowi, sekarang PT Pertamina yang sedang mengalami kerugian hingga 11 Triliun saat jabatan komisaris utama dipegang oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Bagaimana bisa, disaat harga minyak dunia turun dan Pertamina menjualnya dengan harga tinggi masih bisa rugi? Perusahaan besar sekelas Pertamina bisa kalah dengan pedagang di pasar tradisional yang masih bisa untung walau harga jualnya terhitung sangat rendah dan dengan keuntungan yang bisa dibilang sangat kecil.

Kerugiannya pun sangat tiak masuk akal bisa mencapai angka 11 triliun, mengingat harga jual di Indonesia tidak mengalami penurunan sama sekali disaat harga minyak dunia turun. Mungkinkah benar adanya mafia di dalam Perusahaan tersebut,  atau sebaliknya?  yaitu tidak becusnya kinerja Ahok sebagai komisaris utama Pertamina.

Kinerja Ahok yang buruk ini tidaklah mengejutkan salah satu politisi Partai Demokrat Taufik Rendusara. Dia langsung membandingkan kinerja Ahok saat menjadi Gubernur Jakarta dengan kepemimpinan Anies Baswedan sekarang. Saat era Ahok menjabat kinerjanya memang kurang memuaskan, berbeda sekali dengan Anies Baswedan yang sudah meraih 21 penghargaan dari berbagai lembaga untuk Pemprov DKI.

Total kerugian Pertamina era Ahok sebagai komisaris utama mencapai USD767,92 juta, atau setara dengan Rp 11,28 triliun.

Kondisi tersebut sangat bertolak belakang dengan pernyataan Ahok yang sempat mengatakan bahwa pendapatan Pertamina yang mencapai Rp 800 triliun sangat besar hampir setara APBN. Pada tanggal 27 Juni lalu juga Ahok pernah sesumbar jika pengawasannya benar maka “sambil merem’ juga Pertamina pasti untung.

Sempat viral pula video Ahok yang sesumbar akan membubarkan Pertamina jika dalam 7 bulan tidak untung. Berikut perkataannya dalam video tersebut “tujuh bulan juga udah mulai kelihatan kok, gua bilang kalau enggak gua bubarin, gua bersihin” celoteh Ahok sambil tertawa.

http://www.youtube.com/watch?v=qkw0DsFFdBM

Sesumbar itu memang mudah, apalagi menjadi orang yang dekat dengan penguasa saat ini. Apapun yang dikatakannya pasti seakan dibenarkan dan akan selalu di dukung oleh pemerintah saat ini.

Tetapi tidak pada kenyataannya, penunjukkan Ahok menjadi komisaris utama Pertamina langsung oleh Presiden ternyata malah merugikan perusahaan BUMN tersebut. Padahal mungkin tujuannya adalah hanya agar ada keikutsertaan unsur Tionghoa di dalam pemerintahan atau bidang penting negara.

Jadi untuk apa Jokowi menunjuk Ahok, orang yang sudah kurang berprestasi dan menjadi mantan narapidana menjadi komisaris utama di Pertamina? Kalau hanya untuk menambah masalah baru di Indonesia.

 

Berita Terkait
Baca Juga:
Tingkatkan Kinerja Bisnis Online dengan Jasa Promosi Website

Tingkatkan Kinerja Bisnis Online dengan Jasa Promosi Website

Tips      

11 Jan 2026 | 86


Di era digital saat ini, memiliki website saja tidak cukup untuk mendorong pertumbuhan bisnis. Website harus dikenal, dikunjungi, dan dipercaya oleh calon pelanggan agar dapat menjadi media ...

Jasa Travel dan Rental Mobil Terpercaya Wisata Labuan Bajo Flores

Jasa Travel dan Rental Mobil Terpercaya Wisata Labuan Bajo Flores

Pariwisata      

22 Maret 2019 | 2608


Jakarta-Media.com – Wisata alam Indonesia memang sudah sangat terkenal dan memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Begitu banyak wisata alam Indonesia ...

Penggunaan Jasa Penerjemah Tersumpah untuk Dokumen Beasiswa ke Luar Negeri

Penggunaan Jasa Penerjemah Tersumpah untuk Dokumen Beasiswa ke Luar Negeri

Tips      

19 Okt 2020 | 2373


Pada saat mengajukan dokumen aplikasi beasiswa ke luar negeri, salah satu kendalanya adalah bahasa. Di mana dokumen yang diminta biasanya harus ditulis dalam bahasa negara yang dituju. Dan ...

Reputasi

Pentingnya Strategi Reputasi Bisnis di Internet untuk Keberhasilan Jangka Panjang

Bisnis      

28 Apr 2025 | 427


Di era digital saat ini, menjaga reputasi bisnis di internet menjadi salah satu aspek terpenting bagi keberlangsungan dan kesuksesan jangka panjang perusahaan. Dengan banyaknya informasi ...

Persiapan Untuk Mendapatkan Beasiswa Kuliah Di Luar Negeri

Persiapan Untuk Mendapatkan Beasiswa Kuliah Di Luar Negeri

Tips      

29 Des 2021 | 1963


Kuliah keluar negeri, selain menimbulkan prestise tersendiri, ternyata juga memiliki jalur karir yang berbeda dibandingkan lulusan dalam negeri. Entah karena faktor kemampuan bahasa inggris ...

Jasa buat website UMKM

Jasa Pembuatan Website dan Landing Page Tingkatkan Kredibilitas UMKM

Bisnis      

12 Maret 2025 | 411


Dalam era digital saat ini, keberadaan website bukan lagi menjadi pilihan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetapi merupakan kebutuhan yang sangat vital. Jasa buat website ...

Copyright © Jakarta-Media.com 2018 - All rights reserved