

Kota Ambon, sebagai ibu kota Provinsi Maluku, memiliki keindahan alam yang luar biasa laut biru, teluk yang menawan, serta ekosistem pesisir dan sungai yang kaya. Namun keindahan ini juga membawa tanggung jawab besar: menjaga agar lingkungan hidup tetap bersih, aman, dan lestari. Pada fase pembangunan dan pertumbuhan perkotaan yang makin cepat, tugas itu secara khusus dibebankan kepada salah satu instansi penting yaitu Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon (DLHP Kota Ambon).
Fungsi dan Tugas DLHP Kota Ambon
Sebagaimana tertuang dalam peraturan Walikota Ambon, Dinas Lingkungan Hidup Ambon mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan di bidang lingkungan hidup serta persampahan.
Lebih rinci, fungsi-fungsi yang diembannya meliputi :
Beberapa bidang organisasi DLHP antara lain :
Dengan demikian, DLHP Kota Ambon bukan sekadar sebagai “petugas kebersihan”, melainkan institusi yang memiliki ruang lingkup cukup luas: mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga edukasi masyarakat terkait lingkungan hidup.
Program-Utama dan Implementasi yang Dilakukan
DLHP Kota Ambon telah melaksanakan sejumlah program strategis untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup dan persampahan di kota ini. Beberapa di antaranya adalah :
DLHP Kota Ambon menempatkan 11 unit waste bin di sejumlah lokasi strategis untuk memudahkan masyarakat membuang sampah dengan benar.
Kepala DLHP menjelaskan bahwa penempatan fasilitas ini juga dimaksudkan untuk mengubah kebiasaan masyarakat agar tidak membuang sampah secara sembarangan.
Menyadari bahwa volume sampah di Kota Ambon mencapai angka besar (± 250 ton/hari) dan armada pengangkut masih terbatas, DLHP mempersiapkan sosialisasi dan pelimpahan fungsi pengelolaan sampah ke tingkat desa/kelurahan.
Kebijakan ini melibatkan para kades, raja, lurah sebagai pihak yang secara teknis terlibat dalam pengelolaan sampah di wilayah masing-masing.
Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk RPJPD/RPJMD
DLHP Kota Ambon tengah menyusun KLHS untuk jangka panjang (2025-2045) sekaligus sebagai acuan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Ambon.
Kajian ini bertujuan memastikan bahwa pembangunan kota memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan tentunya lingkungan sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Untuk mengatasi keterbatasan armada yang menjadi kendala penanganan sampah, DLHP Kota Ambon mengalokasikan anggaran untuk menambah armada pengangkut sampah.
DLHP Provinsi Maluku bersama DLHP Kota Ambon memasang jaring sampah di muara lima sungai di Kota Ambon untuk mencegah sampah yang dibuang masyarakat masuk ke laut.
Tantangan yang Dihadapi
Walaupun sudah banyak program berjalan, DLHP Kota Ambon menghadapi sejumlah tantangan signifikan yang perlu perhatian:
Volume sampah yang besar – Data menunjukkan volume sampah harian di Kota Ambon mencapai sekitar 250 ton per hari.
Armada pengangkut sampah dan fasilitas pengelolaan yang terbatas – Kendala ini disebut sebagai salah satu hambatan utama dalam penanganan sampah secara maksimal.
Rendahnya kesadaran masyarakat – Kebiasaan membuang sampah ke sungai atau tempat yang bukan semestinya masih dijumpai, yang menjadi salah satu penyebab pencemaran lingkungan.
Integrasi kebijakan perencanaan lingkungan dengan pembangunan fisik – Meskipun KLHS disusun, tantangannya adalah menerjemahkan kajian tersebut ke dalam program operasional dan kebijakan yang efektif.
Pemilahan dan pengurangan sampah dari hulu – Untuk mengurangi beban pada sistem persampahan, diperlukan pelibatan masyarakat dan pemilahan sampah sejak rumah tangga. Namun pelaksanaannya masih dalam proses.
Strategi dan Harapan ke Depan
Untuk menghadapi tantangan tersebut dan mewujudkan visi “Ambon Bersih dan Sehat”, beberapa strategi perlu dioptimalkan :
Dengan strategi-strategi tersebut, DLHP Kota Ambon memiliki peluang lebih besar untuk mencapai target jangka menengah dan panjang dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kota Ambon.
Peran DLHP Kota Ambon sangat krusial dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di kota yang indah ini. Dari tugas administratif hingga pelaksanaan program di lapangan mulai dari pengadaan waste bin, sosialisasi pengelolaan sampah, penyusunan KLHS, hingga penambahan armada semuanya menunjukkan langkah nyata untuk menghadapi tantangan lingkungan.
Namun keberhasilan tidak hanya bergantung pada instansi pemerintah saja, melainkan harus melibatkan seluruh komponen masyarakat. Dengan kesadaran bersama dan kolaborasi yang kuat, harapan untuk menjadikan Kota Ambon sebagai kota bersih, sehat, dan lestari bukanlah mimpi semata. Mari kita dukung bersama-sama langkah DLHP Kota Ambon, karena lingkungan yang bersih adalah warisan utama untuk generasi masa depan.
Membedah Kontroversi Buzzer Pilkada: Peran Rajakomen.com dalam Menghadapi Era Digital
18 Mei 2025 | 202
Di tengah dinamika politik yang semakin memanas, khususnya menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), fenomena buzzer politik semakin menjadi sorotan publik. Kontroversi buzzer politik, ...
Wadah Informasi dan Edukasi untuk Ahli Farmasi Indonesia
23 Jan 2025 | 624
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) merupakan salah satu organisasi yang memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan ilmu farmasi dan kesehatan di Indonesia. Dalam upayanya ...
Dua Pendekatan Cerdas dalam Menganalisis Media Sosial
9 Maret 2025 | 409
Dalam era digital saat ini, kehadiran media sosial tidak dapat dipandang sebelah mata. Berbagai platform seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan TikTok menjadi bagian penting dalam ...
Soal CPNS 2026: Perbedaan Format Soal SKD dan SKB yang Wajib Diketahui
13 Mei 2025 | 258
Dalam persiapan menjalani seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026, pemahaman terhadap berbagai format soal yang akan dihadapi sangat penting. Dua tahap utama dalam seleksi CPNS ...
Follower Banyak Tapi Sepi Interaksi? Ini Rahasia Dapat Follower Real yang Bikin Akun Hidup Lagi!
15 Jan 2026 | 93
Di dunia digital yang serba cepat dan penuh kompetisi, jumlah follower sering kali menjadi simbol popularitas. Tapi banyak orang baru sadar bahwa angka follower yang besar belum tentu ...
Mengenal Antonim Dialog: Contoh dan Aplikasinya dalam Kalimat
19 Maret 2025 | 423
Dalam pembelajaran bahasa, salah satu konsep dasar yang sering diperkenalkan adalah antonim. Antonim adalah kata-kata yang memiliki makna berlawanan. Di dalam konteks dialog, pemahaman ...