

Beberapa hari lalu aku berbelanja ke pasar tradisional. Pasar yang sering mengingatkanku saat kecil dulu ketika sering diajak ibu berbelanja di sana. Pasar dulu dan kini tetaplah pasar. Tempat dengan berbagai dinamika keramaian dan juga interaksinya. Ada hal yang menarik kemarin. Ketika aku hendak memilih lemon, bawang, dan kawan-kawannya ada seorang ibu yang berbebanja dengan memberikan dua tas kecil berbahan tile. Kala itu ia hendak membeli mentimun dan bawang merah. Penjual yang sibuk tampaknya tidak ‘ngeh’ dengan maksud ibu tersebut memberikan tas tilenya. Ia memasukkan mentimun dan bawang merah ke dalam tas plastik bening. Nah, perkataan ibu pembeli yang kemudian membuatku takjub. “Bu, saya sengaja bawa tas sendiri, lagi diet tas plastik.”
Masih di pasar dan setelah aku selesai dengan urusan perbumbuan, aku pun menuju ke tempat penjual sarapan. Karena lapar, aku memutuskan untuk menyantap langsung nasi kebuli di situ. Ternyata kedai nasi kebuli ini cukup laris. Ada banyak pembeli lainnya yang juga menikmati langsung di sini sama sepertiku. Nah, peristiwa menarik terjadi lagi. Ketika ada yang memesan nasi kebuli untuk dibawa pulang. Sang penjual kemudian mengambil kemasan plastik untuk membungkus. Dan ibu pembeli ternyata menolak jika makanannya dibungkus menggunakan kemasan plastik tersebut. “Pak, pakai kertas nasi saja bungkusnya ya! Saya ngeri kalau pakai plastik, susah terurainya! Musti nungggu 100 tahun.”
Menarik sekali bagaimana para pembeli di pasar sudah sangat paham terhadap pentingnya tidak menggunakan kemasan plastik. Bahkan mereka sampai menolak menggunakan kemasan plastik disertai dengan menyebutkan alasannya. Sungguh keren bukan?
Bagaimana denganmu?
Dapatkan Berbagai Keuntungan Dengan Menjadi Ojek Online Grab
10 Sep 2022 | 2191
Maraknya penggunaan aplikasi ojek online di Indonesia merupakan hal yang sangat berdampak bagi para pencari kerja. Melalui aplikasi ojol yang sudah besar di sini, memotivasi yang belum ...
SMA Islam Al Masoem Bandung: Membandingkan dengan Sekolah Lain di Bandung
8 Jul 2024 | 774
SMA Islam Al Masoem Bandung adalah salah satu sekolah menengah atas Islam yang terletak di daerah Bandung. Dikenal sebagai salah satu pesantren di Bandung, SMA Islam Al Masoem menawarkan ...
Jasa Share TikTok sebagai Solusi Distribusi Konten agar Lebih Mudah Viral
10 Jan 2026 | 105
Persaingan konten di media sosial semakin ketat seiring meningkatnya jumlah pengguna dan kreator digital. TikTok menjadi salah satu platform yang paling dinamis, digunakan untuk hiburan, ...
Tryout CPNS Efektif: Panduan Praktis Meningkatkan Nilai SKD
13 Mei 2025 | 349
Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh masyarakat. Setiap tahun, ribuan pelamar berusaha untuk mendapatkan posisi yang diimpikan. ...
Manfaat SEO Guna Menaikan Peringkat Website
15 Jun 2024 | 610
Manfaat SEO guna menaikan peringkat website adalah hal yang sangat penting dalam dunia digital marketing saat ini. SEO atau Search Engine Optimization merupakan suatu teknik yang digunakan ...
Al Masoem : SMP Islam Di Bandung, Tidak Hanya Fokus pada Ilmu Agama Tapi Juga Pendidikan Umum
18 Jan 2024 | 949
Al Masoem merupakan salah satu sekolah Islam swasta yang terkemuka di Bandung, Jawa Barat. Sekolah ini didirikan pada tahun 1986 dengan visi untuk menjadi sekolah yang unggul dalam bidang ...