

Gerakan Rakyat – Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid memaparkan perkembangan terbaru terkait pemenuhan syarat administratif pendaftaran badan hukum partai ke Kementerian Hukum (Kemenkum).
Hal tersebut dipaparkan Sahrin saat acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Gerakan Rakyat, yang diselenggarakan di Kantor Sekretariat DPP, Ampera, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (27/2/2026).
“Pertama mengenai progres. Sejauh mana progres untuk pendaftaran di Kementerian Hukum bagi kepengurusan Partai Gerakan Rakyat yang telah dicanangkan atau diputuskan melalui rapat kerja nasional pada tanggal 18 Januari bulan kemarin,” ujar Sahrin di hadapan awak media, Jumat (27/2/2026).
Sahrin menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan yang mensyaratkan kelengkapan kepengurusan sebesar 100 persen di tingkat Pusat (DPP) dan Provinsi (DPW), 75 persen di tingkat Kabupaten/Kota (DPD), serta 50 persen di tingkat Kecamatan.
Hingga kini, Gerakan Rakyat mencatatkan kemajuan signifikan dalam pembentukan struktur organisasi di daerah, meliputi tingkat provinsi (DPW) telah mencapai 100 persen di 38 provinsi.
Sahrin menyebutkan bahwa SK DPW Sulawesi Utara menjadi SK terakhir yang diterbitkan untuk melengkapi verifikasi tingkat provinsi. “Dengan yang paling terakhir, SK terakhir yang kita terbitkan adalah SK Dewan Pimpinan Wilayah Sulawesi Utara,” ungkapnya.
Sementara itu, bagi tingkat Kabupaten/Kota (DPD), dari syarat minimal 75 persen (402 dari 514 Kabupaten/Kota), partai telah berhasil melampaui target dengan membentuk 462 DPD.
Kemudian, untuk tingkat kecamatan (DPC) dilaporkan dari target minimal 50 persen atau sekitar 3.362 Kecamatan, saat ini telah terbentuk 2.346 Kecamatan.
Meskipun masih terdapat kekurangan sekitar 800-an kepengurusan di tingkat kecamatan, Sahrin optimis seluruh persyaratan akan rampung dalam waktu dekat.
“Insyaallah teman-teman sedang bekerja keras, Insyaallah dalam bulan ini kita targetkan sisa sekitar 800 kecamatan itu akan kita selesaikan,” ujar Sahrin Hamid dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Sahrin menekankan bahwa upaya pemenuhan syarat itu merupakan bentuk penghormatan partai terhadap prinsip negara hukum (rechtsstaat) yang dijalankan oleh pemerintahan saat ini.
Ia meyakini jika seluruh persyaratan hukum terpenuhi, hak partai untuk mendapatkan status badan hukum akan diberikan secara adil. “Kami ingin memenuhi secara fitur secara hukum, dan kami yakin ketika ini memenuhi secara hukum, maka tentunya kita akan mendapatkan hak untuk mendapatkan badan hukum partai politik,” pungkasnya.
Bagaimana Algoritma Sosial Media Mempengaruhi Bisnis Anda?
6 Maret 2025 | 263
Dalam era digital ini, sosial media telah menjadi elemen penting dalam strategi pemasaran bisnis. Dari platform seperti Facebook, Instagram, hingga Twitter, algoritma sosial media memainkan ...
Tanggung Jawab Moral dalam Pemanfaatan Data Sosial Media
11 Maret 2025 | 456
Dalam era digital saat ini, kemampuan untuk mendengarkan dan menganalisis informasi yang tersedia di media sosial menjadi semakin penting untuk berbagai kepentingan, baik bisnis maupun ...
Membangun Citra Positif Brand lewat Kampanye Sosial Media yang Terencana
8 Mei 2025 | 409
Di era digital saat ini, strategi pemasaran semakin bercorak dan beragam. Salah satu metode yang paling efisien dan efektif adalah melalui promosi di media sosial. Dengan miliaran pengguna ...
Meningkatkan Kemampuan dengan Soal HOTS UTUL UGM
14 Apr 2025 | 403
Ujian Tulis Universitas Gadjah Mada (UTUL UGM) merupakan momen krusial bagi calon mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan akademis mereka. Dalam ujian ini, pembaca akan dihadapkan dengan ...
Sistem Penilaian SIMAK UI: Perbedaan dengan Jalur Seleksi Lainnya
13 Apr 2025 | 897
Sistem penilaian SIMAK UI merupakan salah satu metode yang diterapkan oleh Universitas Indonesia untuk menyeleksi calon mahasiswa baru. SIMAK, atau Seleksi Masuk Universitas Indonesia, ...
Strategi Menjaga Citra Bisnis di Indonesia dengan Pemantauan Berita Online
28 Apr 2025 | 416
Dalam era digital saat ini, citra bisnis merupakan salah satu aset terpenting yang dimiliki oleh perusahaan. Di Indonesia, menjaga citra bisnis bisa menjadi tantangan mengingat cepatnya ...